| Senin, 07 November 2011 | |
balita perempuan berusia tiga tahun tinggal selama dua hari setelah ditinggal mati mendadak oleh ibunya di rumah mereka di Selandia Baru. Ia mencari kenyamanan dari mainan kesukaannya dan melahap keju, lasagna sisa, dan susu.
Shylah Silbery, nama balita ini, mencari sendiri makanan di dalam kulkas dengan hanya ditemani boneka beruang Teddy Bear yang dinamainya ‘Possum‘ setelah ibunya, Lauren Silbery yang berusia 28 tahun, meninggal dunia.

Lauren Silbery and Shylah Silbery Balita ini Tinggal Dua Hari Bersama Ibunya yang Sudah Jadi Mayat
Shylah Silbery (kanan) Tinggal Dua Hari Bersama Ibunya Lauren Silbery yang Sudah Jadi Mayat (kiri)
Komunikasi terakhir keluarga dengan Lauren Silbary terjadi pada 19 Oktober. Dua hari kemudian, karena tiada berkabar, keluarga mencemaskan keadaan Silbery dan anaknya. Mereka pun menghubungi tetangga Lauren untuk mencari tahu. Tetangga yang memeriksa keadaan rumah, hanya bisa melihat Shylah kecil tanpa terlihat keberadaan Lauren.
Polisi yang datang belakang membujuk Shylah untuk menyeret meja kopi ke depan pintu agar dirinya bisa meraih kunci dan membuka kunci pintu. Kepada polisi, Shylah hanya berkata, “Mama tidak mau bangun.”
Polisi kemudian segera membawa Shylah ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan selama beberapa hari. Sekalipun menderita dehidrasi dan popok bayi yang lama tidak diganti, keadaan Sylah dilaporkan tidak mengkhawatirkan.

0 komentar:

Poskan Komentar