5 Kesalahan Wanita Saat Bercinta Menurut Pria

| Selasa, 26 April 2011 | |
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj_zJmCKAUwtuX6_VzumaaPDGvKYYucucRyrboJ0-ab8YitE6wn-c9iywsfrXC1mM_ZQF-1jODYa1RLy4hKPTKSN3iQxPB0ZNMpneHiExWDs23Q52CN4GF71VBbHkgHVeE2LD69ngq1xg4/s1600/ultimate-sex-guide-for-newlyweds-af.jpg
Wanita terkadang melakukan kesalahan saat bercinta yang bisa merusak momen indah tersebut. Berikut ini lima kesalahan yang dilakukan wanita saat berhubungan intim, menurut pandangan para pria.

1. Wanita Tidak Banyak Tahu
"Istriku tertawa-tawa saat aku memberitahunya di bagian mana aku mau disentuh dan bagaimana cara memuaskan aku. Dia pikir itu lucu, tapi menurutku itu tidak. Dia sepertinya tidak tertarik dan tidak mau mencari tahu," begitu keluhan seorang pria, seperti dilansir HandBag.

Apa yang dikeluhkan pria tersebut memang ada benarnya. Wanita perlu memahami tubuh pasangannya, di manakah titik-titik yang bisa membuat libidonya naik, apakah dia suka disentuh di bagian itu dan hal-hal lainnya.

Seks itu ibaratnya sama seperti mengetik. Anda bisa duduk di depan keyboard dan hanya menggunakan dua jari. Namun tentu kemampuan Anda mengetik tidak akan sebaik mereka yang mengetik dengan 10 jari dan ikut les mengetik.

Jadi, cobalah mencari petunjuk soal tubuh pria dan seks. Anda bisa mendapatkannya melalui buku atau internet. Begitu Anda sudah tahu ilmunya, praktekkan, sehingga tahu apakah ilmu tersebut bisa diterapkan pada pasangan atau tidak.

2. Berharap Pria Bisa Membaca Pikiran
"Aku pernah bertanya pada pasanganku, apakah dia mendapatkan orgasme dan dia menjawab tidak. Aku tanya padanya kenapa dan dia bilang, karena dia suka oral seks dan aku tidak memberikannya. Dia bilang, kalau aku mencintainya, seharusnya aku tahu kalau dia menginginkan itu," keluh seorang pria lain.

Sekali lagi, keluhan pria tersebut tentu ada benarnya. Pria bukanlah pembaca pikiran. Hanya karena dia sudah begitu mengenal Anda dengan baik, bukan berarti dia tahu apa isi pikiran Anda seluruhnya.

Tidak sedikit wanita yang berpikir pasangan mereka tahu apa yang mereka mau. Padahal kenyataannya, tidak semua pria mengerti. Jadi, saat bercinta katakan saja apa yang Anda mau dan jangan sungkan untuk meminta dia memenuhi keinginan Anda tersebut.

3. Hanya Semangat Bercinta Saat Baru Menikah
"Saat baru menikah, istriku sepertinya sangat bersemangat untuk bercinta. Namun setelah beberapa waktu bersama, dia seolah-olah tidak menginginkannya lagi," ungkap seorang suami tentang istri yang sudah dinikahinya lima tahun.

Keluhan pria tersebut bisa dipahami. Wanita memang bisa jadi bosan bercinta apabila momen tersebut terlalu bisa diprediksi atau begitu-begitu saja. Saat bosan, wanita tentu tidak akan menikmatinya dan sulit untuk mendapatkan orgasme.

Sementara pria, mereka sepertinya tidak pernah merasa bosan. Hanya dengan sedikit sentuhan kecil, pria bisa langsung mendapatkan libidonya untuk bercinta.

Untuk Anda yang mengalami kebosanan ini, jangan berputus asa. Ada banyak cara untuk mengatasi seks yang sepertinya sudah jadi rutinitas. Misalnya saja, saran dari penulis buku 'Sexual Pleasure: Reaching New Heights of Sexual Arousal & Intimacy' Barbara Keesling. Ia menyarankan Anda berganti posisi. Menurut Barbara, dengan posisi misionaris hanya kecil kemungkinan wanita mencapai orgasme. Anda bisa mencoba posisi yang disebut coital alignment technique (CAT).

Teknik ini hanya bisa dilakukan pasangan Anda saja, yakni dengan mengangkat tubuhnya sedikit lebih ke atas sehingga tulang pubisnya menyentuh area klitoris Anda. Secara ilmiah hal ini terbukti meningkatkan kenikmatan.

4. Hanya Pria Saja yang 'Bekerja'
Beberapa wanita merasa bukan tugasnya lah untuk berinisiatif melakukan hubungan intim. Wanita juga menganggap para pria yang seharusnya membuat momen bercinta berjalan lancar.

Anggapan wanita di atas jadi keluhan para pria. Pria merasa wanita seharusnya juga bertanggungjawab dalam urusan kehidupan seks mereka. Saat pria melakukan penetrasi misalnya, wanita seharusnya jangan hanya diam dan tidak melakukan apa-apa. Pria juga ingin dipeluk atau disentuh.

Pria juga tidak masalah jika wanita yang mengontrol foreplay. Tak ada salahnya juga jika Anda yang melakukan penetrasi lebih dulu. Kalau Anda ingin membuatnya semakin terpesona, ajak si dia bercinta saat dia sebenarnya tidak berharap Anda mengajaknya.

5. Terlalu Paranoid
"Istriku takut bercinta dengan posisi berhadapan karena membuat perutnya terlihat gendut. Dia juga tidak mau posisi woman on top karena khawatir payudaranya kelihatan aneh," keluh seorang suami.

Sebagai wanita, pernahkah Anda merasakan paranoid yang dikeluhkan oleh pria di atas? Jika iya, ingatlah, kebanyakan pria sebenarnya tidak terlalu peduli bentuk tubuh pasangannya, seperti yang Anda khawatirkan.

"Jangan pikirkan tentang lemak pada perut atau riasan pada wajah Anda," ujar dr. Ruth Westheimer, PhD, seorang terapis psikoseksual dan profesor di Universitas New York, seperti yang dikutip dari webmd.

"Pria ingin istri mereka membebaskan dirinya saat bercinta, dan hal ini tidak akan mungkin jika istrinya cemas akan penampilan fisiknya," tambah Les Parrot, profesor psikologi di universitas Seattle Pacific, seraya menekankan agar wanita lebih percaya diri.

0 komentar:

Posting Komentar